Meningkatkan Skill dengan Self-Leadership

Facebook
Email
WhatsApp

       Hallo sobat IQR, di era digital saat ini siapa sih yang masih memandang sebelah mata sebuah skill? Skill itu sangat penting untuk kehidupan sehari hari kita loh… Mulai dari bersosialisasi, sampai ke mencari nafkah semua itu membutuhkan skill. Nah sobat IQR! Pernah ga sih kalian merasa bingung bagaimana cara meningkatkan skill yang ada pada diri kita? Apa aja yang harus dilakukan pertama kali? Jawabannya gampang sobat. Ada banyak cara yang bisa kalian lakukan untuk menumbukan atau meningkatkan skill yang kalian miliki, salah satunya adalah dengan menumbukan self-leadership di dalam diri kita. 

       Apa sih self-leadership itu? Jadi self-leadership adalah bagaimana diri kita mempengaruhi, memotivasi, dan menginspirasi diri sendiri untuk melakukan hal-hal yang ingin kita lakukan untuk mencapai sesuatu. Simple-nya kalian harus bisa memimpin diri kalian sendiri. Dan itu bukan lah hal yang sulit loh. Cukup dengan niat dan yakin kan pada diri kalian bahwa kalian mampu. Serta yang pasti mencoba dan berusaha. Berikut kami tampilkan bagaimana cara menumbukan self-leadership yang ada pada diri kita sendiri.

1. Kenali dan Pahami Diri Sendiri

       langkah pertama dalam self-leadership adalah mengenal dan memahami diri sendiri (Self-Awareness), membangun kesadaran / awareness tentang siapa diri kita sebenarnya, apa yang kita inginkan, dan bagaimana cara kita ingin mencapai tujuan tersebut. Mengenal diri sendiri tidak hanya soal kekuatan atau kelemahan kita, tetapi juga kepribadian/personality kita secara umum. selain itu, kita juga harus memahami nilai-nilai hidup yang kita pegang, perspektif, kebutuhan emosional, dan lain-lain. Dalam kata lain, yang harus kita lakukan adalah mengidentifikasi “stakeholders” di dalam diri kita serta memahami karakter(istik) dan kepentingannya. Hanya dengan memahami diri sendiri kita dapat mengelola diri sendiri, agar kemudian dapat mempengaruhi, memotivasi, sekaligus menginspirasinya.

2. Jujur Pada Diri Sendiri

       Selanjutnya, Self-confidence. Bersikap jujurlah pada diri sendiri, Jangan pernah melakukan suatu hal karena terpaksa atau hanya karena merasa tidak enak kepada orang lain. BE YOURSELF. Lakukan apa kamu suka / kamu ingin lakukan dan hindari jika memang kamu tidak suka / tidak kamu inginkan. Buatlah “stampel” untuk diri mu sendiri. Jangan hanya mengikuti teman atau tren yang sedang beredar hanya untuk mendapat pengakuan dari orang lain. BE ORIGINAL, Dengan begitu kita akan mampu menyelesaikan akar permasalahan pada diri kita. Apa yang harus di tingkatkan, apa yang harus ditinggalkan dan apa yang harus ditumbuhkan.

3. Tentukan Target

       Tentukan target untuk diri kita dimasa depan baik untuk kehidupan pribadi maupun profesional. Tuliskan dan fokuslah pada target yang sudah kita buat. Jika Anda menghadapi rintangan, tetap fokus dan konsentrasi pada tujuan utama. Yakinlah bahwa kita mampu mengatasi dan menganggulangi segala macam rintangan yang menghalangi (Self-Efficacy). Anggap saja rintangan tersebut sebagai suatu persimpangan sekaligus kesempatan kita untuk mendewasakan diri dalam perjalanan mencapai target. 

4. Non-Stop Learning

       Jadilah orang yang ingin terus belajar dengan rasa ingin tahu yang tinggi (Intensi) dan selalu mempertanyakan tentang segala hal sebelum menentukan sesuatu seperti “apakah ini berguna untuk saya”, “Apa dampaknya untuk saya jika mememilih hal ini”, “Mengapa saya harus melakukannya”, dll. Agar kita tidak salah langkah dalam bertindak sekaligus menemukan alasan yang jelas untuk diri kita sendiri dalam hidup kita. Kelilingi diri kita dengan orang-orang yang dapat memberikan nilai lebih dalam hidup kita. Perbanyaklah relasi. Belajar dari kisah hidup mereka baik dalam positif maupun negative, perbanyak membaca dan mengobrol atau berdiskusi dengan orang lain, dengan begitu kalian akan mendapatkan insight baru dri perspektif yang berbeda dan kalian akan bisa mempelajari hal baru lagi dalam hidup kalian. 

       Itu adalah sedikit penjelasan dan cara-cara untuk membangun kemampuan memimpin diri sendiri. Semoga setelah menerapkan 4 pilar di atas (Self-Awareness, Self-efficacy, Self-confidence dan Intensi) sobat IQR bisa mengasah berbagai macam skill lainnya sekaligus bisa menjadi self-leader yang mumpuni!! Selamat mencoba ^^ Salam semangat dari IQR untuk kalian para penggali skill.

Kamus Bahasa:

  • Self-awareness: menyadari intensi dan nilai-nilai yang kita anut, tentang apa yang membuat kita bergerak, terganggu, ataupun menarik diri.
  • Self-confidence: bersumber dari kesadaran akan kekuatan dan kelemahan kita sehingga sigap menyusun strategi pengembangan diri.
  • Self-efficacy: keyakinan bahwa kita bisa menanggulangi apa pun rintangan yang menghalangi. Kemampuan untuk menerima dan menggarap umpan balik serta melihat efeknya terhadap pengembangan diri.
  • Intensi: niat atau suatu keinginan seseorang untuk melakukan sesuatu hal.
  • Stakeholder: Pemangku kepentingan
 

Source:

  • https://glints.com/id/lowongan/self-leadership/#.YR9iAo4zY2w
  • https://www.frindosonfinance.com/2018/01/15/kepemimpinan-diri-self-leadership/
  • https://tuw.co.id/artikel/index.php/2018/07/11/jadilah-pemimpin-bagi-diri-sendiri-sebelum-memimpin-orang-lain/
  • https://www.experd.com/id/articles/2021/01/1545/self-leadership.html

IQR sedang mencari sejuta orang baik untuk menjadi donatur program Rumah Tahfiz dan Wakaf Quran untuk Negeri.

Transfer Bank BNI Syariah 

0983567720

a/n Rizkya Prinanda